Harga Keseimbangan Pasar : Pengertian, Jenis, Rumus, Contoh, Kurva – Interaksi antara permintaan dan penawaran dapat dijadikan sebagai sebuah alat analisis terhadap perilaku dan interaksi dari para pembeli dan penjual di pasar. Disamping itu, interaksi tersebut dijadikan sebagai landasan dalam menjelaskan berbagai bentuk pasar yang ada dalam masyarakat.
Pengertian Harga Keseimbangan
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering berurusan dengan yang namanya harga. Saat membeli makanan, pakaian, atau bahkan membayar jasa, kita selalu berhadapan dengan angka tertentu yang harus dibayarkan. Namun, apa sebenarnya pengertian harga? Mengapa harga begitu penting dalam aktivitas ekonomi?
Beberapa ahli memberikan pandangan berbeda mengenai makna harga. Meskipun menggunakan istilah yang beragam, pada dasarnya mereka sepakat bahwa harga berkaitan erat dengan nilai tukar suatu barang atau jasa.
Pandangan Philip Kotler
Philip Kotler, tokoh terkenal di bidang pemasaran, menyatakan bahwa konsumen mengeluarkan sejumlah uang sebagai harga untuk mendapatkan barang atau jasa. Dari pernyataan ini, kita dapat memahami bahwa harga mencerminkan nilai atau manfaat yang ingin diperoleh seseorang dari sebuah produk.
Pendapat Stanton
Menurut Stanton, harga bukan hanya soal uang. Berdasarkan penjelasannya, bahwa seseorang bisa memberikan barang lain sebagai penukar selain uang. Jadi, harga mencerminkan seluruh nilai yang orang perlukan untuk mendapatkan kombinasi produk dan layanan yang ditawarkan.
Penjelasan William J. Stanton
William J. Stanton juga menyampaikan pandangan menarik. Beliau menyebut harga sebagai nilai yang penjual kenakan atas suatu produk atau jasa, atau sebagai bentuk pengorbanan yang konsumen keluarkan untuk mendapatkan manfaat. Hal ini menunjukkan bahwa harga bukan sekadar angka, tetapi juga mewakili nilai atau kepuasan yang pembeli harapkan.
Definisi dari Basu Swastha
Basu Swastha menyatakan bahwa harga merupakan sejumlah uang yang orang pakai dalam proses tukar-menukar barang dan jasa. Ia juga menjelaskan bahwa harga mencerminkan ukuran nilai barang atau jasa tersebut menurut pandangan konsumen.
Pengertian harga adalah sejumlah nilai yang dipertukarkan untuk memperoleh suatu produk. Dengan demikian, harga suatu barang atau jasa merupakan penentu bagi permintaan pasarnya. Harga juga dapat mempengaruhi posisi persaingan perusahaan dan juga mempengaruhi market share-nya. Bagi perusahaan, harga tersebut akan memberikan hasil dengan menciptakan sejumlah pendapatan dan keuntungan bersih.
Secara umum pengertian harga adalah nilai pertukaran dari suatu produk atau jasa. Ini adalah jumlah yang seorang pembeli bayar untuk suatu barang atau jasa. Artinya, seorang penjual dapat meminta nilai ini sebagai harga untuk barang yang ia tawarkan.
Kecenderungan pembeli ialah menginginkan harga murah dengan kualitas barang yang bagus, sedangkan penjual mempunyai kecenderungan untuk mendapatkan keuntungan banyak. Kecenderungan berlawanan ini tidak akan menghasilkan transaksi jika tidak ada kesepakatan harga.
Pembeli dan penjual membentuk kesepakatan harga pasar melalui proses tawar-menawar. Hasil dari tawar-menawar tersebut disebut harga pasar, yang dalam ilmu ekonomi dikenal sebagai harga keseimbangan atau equilibrium.
Interaksi antara permintaan dan penawaran di pasar menghasilkan harga keseimbangan, yang disebut juga harga pasar.
Pada saat kurva penawaran berada di sebelah kanan kurva permintaan, maka terjadi kelebihan penawaran (surplus), sedangkan saat kurva penawaran berada di sebelah kiri kurva permintaan, maka terjadi kekurangan penawaran (shortage).
Perhatikan gambar berikut.

Pergeseran Harga Keseimbangan
Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran membentuk harga pasar.Masing-masing faktor dapat menyebabkan bergesernya jumlah permintaan dan jumlah penawaran. Dengan bergesernya permintaan dan penawaran akan mengakibatkan bergesernya tingkat harga seimbang.
Kurva Pergeseran Harga Keseimbangan Pasar
Perhatikan tabel berikut dan amati perubahannya.

Harga keseimbangan yang terbentuk oleh interaksi permintaan dan penawaran cenderung bersifat stabil. Sebagai contoh, perhatikan gambar tersebut (terjadi kelebihan permintaan dan kelebihan penawaran).
Pada gambar di atas. Pasar membentuk harga Pe dan jumlah barang yang orang perjualbelikan adalah Qe unit. Jika produsen menjual barang dengan harga P1, tidak banyak produsen yang mau menjual barangnya (< Q1) karena harga itu tidak memberikan keuntungan yang mereka harapkan atau bahkan menyebabkan kerugian.
Di sisi lain, karena harga barang sangat murah, konsumen meminta (Q2 unit) jauh lebih banyak daripada barang yang produsen tawarkan. Untuk memenuhi permintaan yang besar, produsen mungkin menambah biaya modal, seperti membeli mesin-mesin.
Hal ini membuat penjual menaikkan harga jual sampai mencapai harga seimbang, saat permintaan dari jumlah barang sama dengan jumlah barang yang penjual tawarkan. Kondisi sebaliknya juga berlaku.
4 Jenis Pergeseran Harga Keseimbangan
Sebelumnya telah kita bahas bahwa, faktor-faktor selain harga barang atau jasa itu sendiri dapat menyebabkan baik kurva permintaan maupun penawaran bergeser ke kanan ataupun ke kiri.
Pergeseran kurva permintaan dan penawaran ke kanan atau ke kiri baik secara bersama-sama maupun secara sendiri-sendiri dapat menyebabkan terjadinya perubahan kondisi keseimbangan.
Titik keseimbangan (Equilibrium Price) akan mengalami pergeseran akibat perubahan penawaran/permintaan. Ada empat pergeseran harga keseimbangan (Equilibrum Price), yaitu:
Pergeseran titik keseimbangan karena bertambahnya jumlah permintaan.

Oleh karena itu, pergeseran ini menyebabkan titik keseimbangan baru dengan harga (P1) dan jumlah keseimbangan baru dari permintaan (Q1) mengalami pertambahan.
Pergeseran titik keseimbangan terjadi ketika jumlah permintaan bertambah. Saat konsumen menginginkan lebih banyak barang atau jasa pada berbagai tingkat harga, kurva permintaan akan bergeser ke kanan. Akibatnya, harga pasar cenderung naik karena penjual menyesuaikan penawaran untuk memenuhi permintaan yang meningkat.
Pada titik baru ini, keseimbangan tercapai pada harga dan jumlah barang yang lebih tinggi dibanding sebelumnya. Pergeseran ini menunjukkan bagaimana perubahan preferensi konsumen atau faktor eksternal lain dapat memengaruhi dinamika pasar secara signifikan.
Pergeseran titik keseimbangan karena berkurangnya jumlah permintaan.

Oleh karena itu, pergeseran ini menyebabkan titik keseimbangn baru dengan harga keseimbangan baru (P1) dan jumlah keseimbangan dari permintaan baru (Q1) mengalami penurunan.
Pergeseran titik keseimbangan terjadi ketika jumlah permintaan berkurang. Ketika konsumen menginginkan lebih sedikit barang atau jasa pada berbagai tingkat harga, kurva permintaan bergeser ke kiri. Hal ini menyebabkan harga pasar cenderung turun karena penjual menyesuaikan penawaran agar tidak menimbun stok yang berlebihan.
Pada titik keseimbangan baru, harga dan jumlah barang yang diperjualbelikan menjadi lebih rendah dibanding sebelumnya. Perubahan ini mencerminkan bagaimana penurunan minat atau kebutuhan konsumen dapat memengaruhi kondisi pasar secara signifikan.
Pergeseran titik keseimbangan terjadi karena jumlah penawaran bertambah.

Oleh karena itu, pergeseran ini menyebabkan titik keseimbangan baru dengan harga keseimbangan baru mengalami penurunan (P1) dan jumlah keseimbangan baru mengalami kenaikan (Q1)
Pergeseran titik keseimbangan karena berkurangnya jumlah penawaran.

Pergeseran ini menyebabkan titik keseimbangan baru dengan harga keseimbangan baru mengalami kenaikan (P1) dan jumlah keseimbangan baru mengalami penurunan (Q1).
Rumus Keseimbangan Pasar

Kita dapat menggunakan pendekatan matematis untuk mencari harga dan jumlah keseimbangan apabila data berbentuk fungsi permintaan dan fungsi penawaran. Untuk mencari harga dan jumlah keseimbangan dari kedua fungsi tersebut, kita menggunakan rumus syarat keseimbangan berikut:
𝑄𝑑 = 𝑄𝑠
𝑎 − 𝑏𝑃𝑑 = 𝑎 + 𝑏𝑃𝑠
Keterangan:
Qd = jumlah yang diminta Pd = harga yang diminta
Qs = jumlah yang ditawarkan Ps = harga yang ditawarkan.
Contoh Soal Harga Keseimbangan dan Kurvanya
Diketahui :
- Fungsi Permintaan Pasar (D) adalah Qd = 2000 – 50P
- Fungsi Penawaran Pasar (S) adalah Qs = 500 + 25P Maka Harga Ekulibrium dan Kuantitas Ekuilibrium adalah:
| Qd | = | Qs |
| 2000 – 50 P | = | 500 + 25 P |
| 2000 – 500 | = | 25 P + 50 P |
| 1500 | = | 75 P |
| P | = | 20 |
Harga ekulibrium adalah 20 (satuan uang), substitusikan nilai tersebut pada salah satu fungsi permintaan atau penawaran berikut :
Substitusi ke Fungsi Permintaan : Qd = 2000 – 50 P
Qd = 2000 – 50 (20)
Qd = 1000 unit
Substitusi ke Fungsi Penawaran :
Qs = 500 + 25 P
Qs = 500 + 25 (20
Sehingga Qs = 1000 unit
Jadi, kuantitas keseimbangan adalah 1000 unit
