Jalanguru-logo Jalanguru-logo
Subscribe Now
JalanGurucomJalanGurucom
Font ResizerAa
Search
Follow US
Copyright © 2014-2023 Ruby Theme Ltd. All Rights Reserved.
JalanGurucom > Blog > Ekonomi > Konsumsi : Pengertian, Jenis, Tujuan, Faktor, Fungsi
Ekonomi

Konsumsi : Pengertian, Jenis, Tujuan, Faktor, Fungsi

bio jalan guru
By
Admin JalanGuru
bio jalan guru
ByAdmin JalanGuru
Follow:
11 Min Read
SHARE
Contents
  • Pengertian Konsumsi
  • Jenis Kebutuhan Konsumsi Manusia
    • Kebutuhan Primer
    • Kebutuhan Sekunder
    • Kebutuhan Tersier
    • Kebutuhan Konsumsi Jasa
  • Tujuan Konsumsi
    • Mengurangi nilai guna barang atau jasa secara bertahap
    • Menghabiskan nilai guna barang sekaligus
    • Memuaskan kebutuhan secara fisik
    • Memuaskan kebutuhan rohani
  • Faktor yang Mempengaruhi Pengeluaran Konsumsi
    • Penghasilan
    • Selera
    • Adat Istiadat
    • Mode
    • Demonstration Effect
    • Iklan
    • Prakiraan harga
  • Fungsi Konsumsi

Manusia mempunyai peranan penting dalam terlaksananya kegiatan ekonomi. Salah satunya adalah konsumsi yang merupakan kegiatan menggunakan barang ataupun jasa.

Tujuan konsumsi antara lain: mengurangi nilai guna barang atau jasa secara bertahap, menghabiskan nilai guna barang sekaligus, memuaskan kebutuhan secara fisik, dan memuaskan kebutuhan rohani.

Faktor yang mempengaruhinya yaitu penghasilan, selera, adat istiadat, mode, demonstration effect, iklan dan prakiraan harga. Fungsi konsumsi adalah fungsi yang menunjukkan hubungan antara konsumsi (C) dengan pendapatan (Y).

Pengertian Konsumsi

Kegiatan manusia dalam menggunakan atau memanfaatkan nilai guna barang dan jasa disebut dengan kegiatan konsumsi. Kegiatan ini dilakukan oleh rumah tangga, perusahaan, dan negara.

Dalam rumah tangga, kegiatan konsumsi berupa pembelian barang-barang kebutuhan rumah tangga seperti makanan, pakaian, tagihan listrik, biaya rekreasi, servis kendaraan, dan sebagainya.

Konsumsi perusahaan misalnya pembelian bahan baku, pembelian mesin-mesin, biaya pengurusan ijin usaha, dan sebagainya. Adapun penggunakan barang/jasa oleh negara adalah segala jenis pembelian yang dilakukan untuk melaksanakan program-program pemerintah.

Misalnya pembelian bahan bahan untuk pembangunan jalan, jembatan, gedung-gedung pemerintah, gedung-gedung sekolah, dan sebagainya. (Baca Juga: Lembaga Keuangan : Pengertian, Asas, Fungsi, Tujuan, Jenis-jenis Bank).

Khusus terhadap penggunaan atas barang-barang yang berwujud fisik, kegiatan dapat berupa menggunakan barang-barang produk akhir atau final yaitu barang-barang yang tidak memerlukan tahapan produksi lanjutan.

Misalnya makanan yang dibeli di restoran, baju yang dibeli di toko pakaian, dan mobil yang dibeli dari dealer mobil.

Konsumsi dapat juga dilakukan atas barang-barang yang masih memerlukan tahap produksi lanjutan.

Misalnya, pembelian bahan-bahan makanan seperti sayur, daging, ikan dari petani/nelayan yang dilakukan oleh restoran untuk diolah menjadi makanan yang dijual, pembelian kain tekstil dari pabrik tekstil oleh perusahaan konveksi, atau pembelian berbagai asesoris mobil oleh pabrik pembuat mobil.

Konsumsi atas berbagai barang dan jasa dipengaruhi dan berkembang sesuai dengan periode hidup sebuah masyarakat. Pada zaman pra-aksara, barangbarang yang dikonsumsi oleh masyarakat masih sangat sederhana dan hanya meliputi penggunakan atas barang-barang kebutuhan primer yaitu makanan, pakaian, dan tempat tinggal.

Pada awalnya, masyarakat pada masa tersebut memenuhi kebutuhan hidupnya dengan memanfaatkan langsung apa yang disediakan oleh alam. Mereka mencari makan dengan berburu, mencari ikan, serta mengambil buah atau tanaman yang bisa langsung dimakan.

Kebutuhan akan pakaian mereka penuhi dengan menggunakan kulit hewan hasil buruan serta dedaunan. Adapun untuk tempat tinggal mereka memanfaatkan gua-gua yang ada.

Jenis Kebutuhan Konsumsi Manusia

Manusia sebagai makhluk hidup senantiasa memiliki kebutuhan hidup yang beraneka ragam. Kebutuhan dapat diklasifikasikan menjadi beberapa jenis atau tingkat.

Kebutuhan Primer

Yang pertama adalah kebutuhan dasar atau kebutuhan primer, yaitu segala yang dibutuhkan oleh manusia agar dapat bertahan hidup dengan layak.

Yang termasuk dalam kebutuhan primer adalah makanan, pakaian, dan tempat tinggal.

Kebutuhan Sekunder

Yang kedua adalah kebutuhan sekunder, yaitu segala kebutuhan manusia atas barang-barang pelengkap agar kehidupannya dapat menjadi lebih nyaman dan mudah.

Contoh kebutuhan sekunder adalah listrik, perabotan rumah tangga seperti sofa, meja dan kursi makan, lemari pakaian, peralatan makan dan minum, dan televisi.

Kebutuhan Tersier

Yang ketiga adalah kebutuhan tersier yaitu kebutuhan akan barang-barang mewah, yaitu barang-barang yang disamping berfungsi untuk membantu kehidupan manusia namun juga berfungsi sebagai bagian dari gaya hidup dan status sosial.

Contohnya adalah mobil, sepeda motor, komputer, mesin cuci, kulkas, dan sebagainya.

Kebutuhan Konsumsi Jasa

Disamping kebutuhan akan barang-barang berwujud fisik, manusia juga memiliki kebutuhan akan hal-hal lain yang tidak berwujud barang, misalnya kebutuhan akan jasa kesehatan, jasa pendidikan, jasa penata rambut, jasa notaris, jasa akuntan, jasa penasehat hukum, jasa servis elektronik, jasa tambal ban dan sebagainya. Dalam usaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, manusia akan menggunakan atau memanfaatkan berbagai barang dan jasa.

Tujuan Konsumsi

Aneka ragam jenis konsumsi masyarakat terus berkembang seiring dengan berjalannya waktu serta didukung dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Pada zaman modern ini kita bisa melihat kegiatan konsumsi manusia yang sangat beragam mulai dari kebutuhan primer, kebutuhan sekunder, hingga kebutuhan tersier. Penggunaan akan produk jasa juga semakin bervariasi.

Terdapat empat tujuan kegiatan konsumsi dan ini juga merupakan pola perilaku dari konsumen yaitu:

Mengurangi nilai guna barang atau jasa secara bertahap

Setiap orang yang melakukan konsumsi akan mengurangi nilai guna barang atau jasa tersebut secara bertahap. Sebagai contohnya ialah seperti memakai pakaian, kendaraan dan sepatu.

Menghabiskan nilai guna barang sekaligus

Konsumen juga dapat menghabiskan nilai guna barang sekaligus. Sebagai contoh adalah makan dan minum.

Memuaskan kebutuhan secara fisik

Seseorang melakukan konsumsi bertujuan untuk mencukupi kebutuhan mereka secara fisik. Contohnya ialah mengenakan pakaian yang bagus agar penampilannya bertambah baik.

Memuaskan kebutuhan rohani

Tidak hanya kebutuhan secara fisik saja tujuan seorang konsumen melakukan kegiatan konsumsi akan tetapi juga untuk memuaskan kebutuhan rohani seperti contohnya ialah membeli kitab suci untuk kebutuhan religiusitas/rohaninya. (Sumber: kompasiana.com)

Proses konsumsi adalah proses setelah melakukan pembelian produk. Sebagian besar produk yang telah dibeli konsumen biasanya langsung dikonsumsi dan sebagian kecil lainnya mungkin disimpan untuk dikonsumsi di kemudian hari.

Konsumen harus mengeluarkan sejumlah pengorbanan tertentu untuk melakukan kegiatan konsumsi. Pengorbanan tersebut lebih dikenal dengan istilah pengeluaran konsumsi.

  • Baca Juga: Kebutuhan Manusia : Pengertian, Jenis, Penyebab, dan Kelangkaan

Faktor yang Mempengaruhi Pengeluaran Konsumsi

Menurut pendapat para ahli bahwa ada beberapa faktor yang menentukan besar kecilnya pengeluaran konsumen lakukan. Faktor-faktor tersebut antara lain adalah:

Penghasilan

Seseorang perlu memiliki penghasilan untuk melakukan kegiatan konsumsi. Penghasilan tersebut digunakan untuk membeli barang dan jasa yang tidak bisa diproduksi sendiri.

Semakin besar penghasilan seorang konsumen maka kemampuan konsumen tersebut untuk melakukan pengeluaran konsumen juga akan semakin besar.

Selera

Keputusan seseorang konsumen untuk mengonsumsi suatu barang atau jasa sangat ditentukan oleh selera konsumen tersebut. Bila seseorang sangat menyukai suatu barang, maka ia akan dengan senang hati membeli barang tersebut. Sebaliknya apabila ia tidak menyukainya, maka mustahil ia akan bersedia mengeluarkan sejumlah uang untuk membelinya.

Adat Istiadat

Adat istiadat adalah perilaku turun menurun yang diyakini masyarakat harus dilakukan. Misalnya dalam masyarakat Jawa, peristiwa kelahiran seorang bayi

selalu disertai serangkaian upacara adat yang dilakukan sejak sang bayi masih dalam kandungan, dilahirkan, sampai beberapa bulan setelah sang bayi dilahirkan.

Contoh lain, pada masyarakat Bali dikenal upacara Ngaben, yaitu upacara pembakaran mayat kerabat yang meninggal dunia. semakin banyak upacara adat yang diyakini masyarakat, maka akan semakin banyak juga pengeluaran yang dilakukan masyarakat tersebut.

  • Baca Juga: Masalah Inti Ekonomi dan Kelangkaan

Mode

Istilah mode terkait dengan sesuatu yang sedang hangat terjadi dalam masyarakat. Mode sangat berpengaruh terhadap perilaku konsumsi masyarakat. Pada umumnya yang paling mudah terpengaruh mode adalah kalangan remaja.

Remaja akan merasa ketinggalan jaman apabila tidak mengikuti mode yang terbaru. Sementara itu untuk bisa mengikuti mode, diperlukan pengeluaran konsumsi yang lebih besar.

Demonstration Effect

Seringkali seseorang mengonsumsi barang atau jasa tanpa memperhitungkan apakah ia benar-benar membutuhkan barang tersebut. Ia membelinya sekadar karena khawatir dianggap kalah atau lebih rendah daripada orang lain yang juga mengonsumsinya.

Contoh: Ibu Ana membeli smartphone, karena melihat Ibu Dina juga membelinya, padahal smartphone bukanlah kebutuhan mendesak bagi Ibu Ana.

Iklan

Iklan sangat berpengaruh terhadap pola konsumsi seseorang. Seseorang akan mengonsumsi suatu barang tertentu karena ia mengenal atau mengetahui barang tersebut.

Agar konsumen mengenal barang produksinya, maka produsen akan mengiklankan produk tersebut. Semakin gencar iklan dilakukan, maka diharapkan akan semakin besar pula pengaruhnya terhadap pola konsumsi masyarakat.

Prakiraan harga

Prakiraan harga di masa yang akan datang sangat mempengaruhi pengambilan keputusan untuk pengeluaran dalam menggunakan barang/jasa. Bila konsumen berharap bahwa harga suatu barang akan naik di masa yang akan datang, maka ia akan cenderung membeli saat ini sebelum harganya benar-benar naik.

Sebaliknya bila konsumen mengira bahwa harga suatu barang akan turun di masa yang akan datang, maka ia akan menunda pengeluaran konsumsinya menunggu sampai harga barang tersebut benar-benar turun.

Contoh: Ketika pemerintah mengumumkan akan ada kenaikan harga bensin, maka masyarakat akan beramai-ramai membeli bensin sebelum harganya benar-benar naik.

Baca Juga: Apa itu Distribusi

Fungsi Konsumsi

Adalah untuk yang menunjukkan hubungan antara konsumsi (C) dengan pendapatan (Y). Konsumsi yang dilakukan oleh masyarakat dan Negara sangat erat hubungannya dengan pendapatan masyarakat dan Negara.

Sehingga besar kecilnya konsumsi ditentukan oleh tingkat pendapatan. Semakin besar pendapatan akan selalu diikuti meningkatnya konsumsi. Jadi, hubungan antara pendapatan dan konsumsi bersifat posittif (berbanding lurus), atau secara sistematis fungsi konsumsi dapat dinotasikan

C = f (Y)

Untuk lebih mengasah pemahaman, perhatikan dan pelajari contoh kedua ini terkait dengan fungsi konsumsi.

Soal

Jika fungsi konsumsi C = 95.000 + 0,75Y dalam rupiah, sedangkan C merupakan besarnya konsumsi, Y besarnya pendapatan, maka besarnya konsumsi apabila tabungan sebesar Rpl00.000,00 adalah …

Pembahasan Soal:

Pendapatan (Y) sama dengan jumlah konsumsi (C) ditambah jumlah tabungan (S), atau dalam kalimat matematikanya Y = C + S. Jika C = 95.000 + 0,75Y dan S = Rp100.000,00.

Maka besar (C) adalah ….

Penyelesaian:

Y = C + S

Y = 95.000 + 0,75Y + 100.000 Y – 0.75Y = 95.000 + 100.000 (1 – 0.75)Y = 195.000

(0,25)Y = 195.000

Y = 195.000 / 0,25

Y = 780.000

Jika diketahui nilai Y = 780.000 maka besar (C) adalah….. (kembali ke bentuk persamaan C)

C = 95.000 + 0.75Y

C = 95.000 + 0.75 x 780.000

Maka, C = 95.000 + 585.000

C = 680.000

Jadi besarnya konsumsi (C) adalah Rp. 680.000.

TAGGED:konsumsi

Daftar untuk Newsletter Harian

Ikuti terus! Dapatkan berita terkini langsung ke kotak masuk Anda.
Dengan mendaftar, Anda menyetujui Ketentuan Penggunaan kami dan menyetujui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja.
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Previous Article METODE ILMIAH DAN KESELAMATAN KERJA DI LABORATORIUM Metode Ilmiah dan Keselamatan Kerja di Laboratorium
Next Article Download Modul Ajar Matematika Kelas 1 Semester 1 dan 2 Kurikulum Merdeka [gurusekali] Modul Ajar Matematika Kelas 1 Semester 1 & 2 Kurikulum Merdeka (Deep Learning)
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular
KKTP Matematika Kelas 2 Deep Learning Kurikulum Merdeka
KKTP Matematika Kelas 2 Deep Learning Kurikulum Merdeka
PROSEM Matematika Kelas 2 Semester 2 Deep Learning Kurikulum Merdeka
PROSEM Matematika Kelas 2 Semester 2 Deep Learning Kurikulum Merdeka
PROSEM Matematika Kelas 2 Deep Learning Kurikulum Merdeka
PROSEM Matematika Kelas 2 Deep Learning Kurikulum Merdeka
PROTA Matematika Kelas 2 Deep Learning Kurikulum Merdeka
PROTA Matematika Kelas 2 Deep Learning Kurikulum Merdeka
Pemetaan TP Matematika Kelas 2 Semester 2 Deep Learning Kurikulum Merdeka
Pemetaan TP Matematika Kelas 2 Semester 2 Deep Learning Kurikulum Merdeka

You Might Also Like

Pengertian, Tujuan, Faktor, Proses, Jenis, & Fungsi Produksi
Ekonomi

Produksi : Pengertian, Tujuan, Faktor, Proses, Jenis, & Fungsi

16 Min Read
Prinsip Ekonomi
Ekonomi

Prinsip Ekonomi adalah : Ciri & Contoh

4 Min Read
Motif Ekonomi
Ekonomi

Motif Ekonomi : Pengertian, Penyebab, Contoh

7 Min Read
Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan
Ekonomi

6 Faktor yang Mempengaruhi Permintaan

8 Min Read

Selalu Tahu yang Terbaru

Ingin selalu update dengan konten kami? Yuk, berlangganan! Kami janji tidak akan membanjiri email Anda.
Jalanguru-logo Jalanguru-logo

Perangkat Ajar Kurikulum Merdeka Siap Pakai & Download Instan!
Dapatkan CP, ATP, PROTA, PROSEM, Pemetaan TP, Modul Ajar, KKTP dengan pendekatan deep learning. Hemat waktu, langsung praktik!

Download Perangkat Ajar Sekarang!

Optimalkan Perangkat Ajar Anda dengan Partner Terpercaya.
Request
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?