Apakah Anda merasa bumi kita berputar? Meskipun kita tidak bisa merasakan revolusi bumi, planet kita sebenarnya berputar mengelilingi matahari. Buktinya lamanya waktu siang dan malam di setiap negara berbeda-beda.
Ketika matahari terbit dari timur dan terus naik di atas kepala kita, kita menyebutnya pagi dan siang hari. Kemudian, matahari mulai terbenam ke barat dan terbenam, terpenuhi oleh bintang-bintang dan terlihat cahaya bulan. Perubahan ini dinamakan sore dan malam hari.
Tapi apa yang menyebabkan perbedaan waktu antara siang dan malam? Adalah gerak bumi, dalam hal ini terbagi menjadi dua macam, yaitu rotasi bumi dan revolusi bumi. Revolusi bumi ini juga membuat iklim setiap negara berbeda, dan memiliki banyak pengaruh lainnya.
Ingin tahu seperti apa proses gerak revolusi bumi?
Ayooo simak informasi berikut:
Pengertian Revolusi Bumi
Revolusi bumi adalah gerakan bumi mengelilingi matahari pada orbitnya. Waktu yang bumi perlukan untuk mengelilingi matahari sebutannya periode revolusi bumi. Sedangkan bumi memerlukan waktu untuk melakukan satu putaran mengelilingi matahari adalah 365 1/4 hari. Biasanya, membutuhkan 365 hari untuk menyelesaikannya atau satu tahun.
Hasil pembulatan tersebut kemudian mengimplementasikannya sebagai satu untuk setiap tahun kabisat, yaitu tahun yang habis dibagi 4. Tahun kabisat terjadi setiap empat tahun sekali.
Pada tahun kabisat, jumlah hari di bulan Februari akan bertambah. Jumlah hari pada bulan Februari dalam tahun biasa adalah 28 hari. Jumlah hari pada bulan Februari dalam tahun kabisat adalah 29 hari, dan hasilnya membulatkannya ke seperempat terdekat dari empat tahun.
Adanya musim hujan dan kemarau merupakan contoh efek revolusi bumi yang mudah Anda amati. Selain musim hujan dan kemarau, revolusi bumi memiliki beberapa pengaruh, antara lain:
Perbedaan lamanya waktu siang dan malam
Perubahan siang dan malam di belahan bumi utara berbeda dengan di belahan bumi selatan. Di Indonesia, jam siang dan malam hampir sama. Hal ini karena Indonesia terletak di garis khatulistiwa. Inilah sebabnya mengapa waktu siang di Indonesia hampir sama dengan waktu malam.
Untuk daerah dekat kutub, perbedaan siang dan malam dapat mengamatinya lebih jelas. Di musim dingin, waktu siang hari akan lebih pendek daripada waktu di malam hari. Situasi sebaliknya terjadi di musim panas, ketika siang lebih panjang dari malam.
Hal ini terjadi karena dalam pergerakan bumi mengelilingi matahari, pada saat revolusi bumi terdapat daerah yang terletak di titik atas atau bawah. Gelar nasional adalah titik di mana bumi terjauh dari matahari, dan asumsi sebaliknya adalah titik di mana bumi paling dekat dengan matahari.
Rasi Bintang yang Berubah
Perubahan konstelasi Rasi bintang adalah susunan bintang yang terlihat dalam pola tertentu dari bumi. Bintang-bintang yang membentuk konstelasi sebenarnya tidak dekat. Karena bintang-bintang itu jauh, jika melihatnya dari bumi, mereka tampak sangat dekat.
Rasi bintang yang kita kenal adalah Capricon, Sagitarius, Pisces, Gemini, Aquarius, Scorpio, Leo, dll. Ketika bumi berada di sebelah timur matahari, kita hanya dapat melihat bintang-bintang di sebelah timur matahari.
Kita cuman bisa melihat rasi bintang sebelah timur matahari, jika bumi berada di belahan timur matahari. Sebaliknya juga, untuk melihat berbagai rasi bintang belahan bumi utara, jika posisi bumi tepat berada sebelah utara matahari.
Karena terjadinya revolusi bumi, kita selalu melihat susunan rasi bintang yang berbeda-beda.
Akibat Revolusi Bumi : Adanya Gerakan semu tahunan matahari
Posisi matahari yang bergerak ke belahan bumi utara sekitar tanggal 22 Desember hingga 21 Juni. Dan posisi matahari yang bergerak dari belahan bumi utara ke belahan bumi selatan pada tanggal 21 Juni hingga 21 Desember sebutannya adalah gerak semu tahunan matahari.
Disebut demikian karena matahari sebenarnya tidak bergerak. Pergerakan ini disebabkan oleh kemiringan sumbu rotasi bumi.
Terjadinya Perubahan Musim
Karena Indonesia terlewati oleh garis khatulistiwa, sehingga hanya ada dua perubahan musim. Yaitu musim panas dan musim hujan. Berbeda dengan negara belahan bumi utara dan selatan dekat kutub. Mereka memiliki empat musim.
Perubahan musim tersebut adalah musim dingin, semi, gugur, dan panas. Revolusi terjadi karena bumi berputar mengelilingi matahari, sehingga seiring berjalannya waktu, musim tersebut terus mengalami perubahan.
Belahan bumi utara terjadi pembagian musim berikut ini:
- 21 Maret – 21 Juni = Musim Semi
- 21 Juni – 23 September = Musim Panas
- 23 September – 22 Desember = Musim Gugur
- 22 Desember – 21 Maret = Musim Dingin
Terjadi pembagian musim pada belahan bumi selatan:
- 23 September – 22 Desember = Musim Semi
- 22 Desember – 21 Maret = Musin Panas
- 21 Maret – 22 Juni = Musim Gugur
- 21 Juni – 23 September = Musim Dingin
