Jalanguru-logo Jalanguru-logo
Subscribe Now
JalanGurucomJalanGurucom
Font ResizerAa
Search
Follow US
Copyright © 2014-2023 Ruby Theme Ltd. All Rights Reserved.
JalanGurucom > Blog > Model Pembelajaran > Apa Saja Elemen Pembelajaran Kooperatif?
Model Pembelajaran

Apa Saja Elemen Pembelajaran Kooperatif?

bio jalan guru
By
Admin JalanGuru
bio jalan guru
ByAdmin JalanGuru
Follow:
4 Min Read
SHARE
Contents
  • Elemen Dasar Pembelajaran Kooperatif Adalah
    • Saling Ketergantungan Positif (Positive Interdependence)
    • Interaksi Promotif (Promotive Interaction)
    • Akuntabilitas Individu (Individual Accountability)
    • Keterampilan Interpersonal dan Kelompok Kecil (Interpersonal and Small-group Skill)
    • Pemrosesan Kelompok (Group Processing)
  • Akhir Kata

Peran guru menjadi elemen dasar penting untuk membuat kegiatan pembelajaran aktif dan terpusat pada siswa. Apa lagi jika ingin menerapkan model pembelajaran kooperatif di kelas.

Elemen yang harus dipenuhi pada cooperative learning salah satunya adalah siswa terbiasa belajar secara berkelompok. Pembelajaran kooperatif adalah salah satu alternatif model yang dapat digunakan guru dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.

Dalam menerapkan pembelajaran kooperatif membutuhkan keterampilan guru profesional dalam menciptakan elemen-elemen penting sehingga proses belajar kelompok dapat terlaksana dengan maksimal.

Elemen pembelajaran kooperatif inilah menjadi penopang dasar dalam mengelompokkan siswa didalam kelas ke dalam suatu kelompok kecil agar siswa dapat bekerja sama dengan kemampuan maksimal mereka miliki dan mempelajari satu sama lain dalam kelompok tersebut.

Apa Saja Elemen Pembelajaran Kooperatif?

Elemen Dasar Pembelajaran Kooperatif Adalah

Terdapat beberapa elemen dasar yang membuat pembelajaran kooperatif lebih produktif dibandingkan dengan pembelajaran kompetitif dan individual. Elemen-elemen tersebut antara lain:

Saling Ketergantungan Positif (Positive Interdependence)

Saling ketergantungan positif muncul ketika siswa merasa bahwa mereka terhubung dengan semua anggota kelompoknya, bahwa mereka tidak akan sukses mengerjakan tugas tertentu jika ada anggota lain yang tidak berhasil mengerjakannya (begitu pula sebaliknya, pada elemen kooperatif ini siswa harus mampu mengoordinasikan setiap usahanya dengan usaha-usaha anggota kelompoknya untuk menyelesaikan tugas pembelajaran tersebut.

Interaksi Promotif (Promotive Interaction)

Saling ketergantungan positif dapat menciptakan interaksi promotif di antara anggota-anggota kelompok. Elemen “Interaksi promotif” dapat didefinisikan sebagai suatu interaksi dalam kelompok dimana setiap anggota saling mendorong dan membantu anggota lain agar usaha mereka saat pembelajaran kooperatif tercapai, terselesaikan, dan menghasilkan sesuatu untuk tujuan bersama.

Akuntabilitas Individu (Individual Accountability)

Elemen cooperative learning ini harus terlaksana dengan baik. Jika tidak dilakukan maka belajar kelompok siswa akan terjadi kegagalan. Oleh karena itu, setiap orang harus mengerjakan tugas yang menjadi tanggung jawabnya. Inilah salah satu ciri penting lain dari pembelajaran kooperatif, yakni tanggungjawab individu (individual accountability).

Dalam kelompok kooperatif, elemen akuntabilitas ini muncul ketika performa setiap anggota dinilai dan hasilnya diberikan kembali kepada mereka dan kelompoknya. Dengan menerapkan pendidikan karakter menjadi penunjang untuk mendorong elemen ini terlaksana.

Dari hasil inilah, setiap anggota bisa berefleksi kembali untuk meningkatkan performanya agar mampu berkontribusi maksimal kepada kelompoknya masing-masing.

Keterampilan Interpersonal dan Kelompok Kecil (Interpersonal and Small-group Skill)

Elemen keempat dari pembelajaran kooperatif adalah digunakannya keterampilan interpersonal dan kelompok kecil. Untuk mengkoordinasi setiap usaha demi mencapai tujuan kelompok, siswa harus:

  1. Saling mengerti dan percaya satu sama lain
  2. Berkomunikasi dengan jelas dan tidak ambigu
  3. Saling menerima dan mendukung satu sama lain
  4. Mendamaikan setiap perdebatan jika sekiranya melahirkan konflik

Pemrosesan Kelompok (Group Processing)

Dalam pembelajaran kooperatif, elemen pemrosesan kelompok dapat didefinisikan sebagai refleksi kelompok dalam:

  1. Mendeskripsikan tindakan apa saja yang membantu dan tidak terlalu membantu
  2. Membuat keputusan tentang tindakan apa saja yang dapat dilanjutkan atau perlu diubah.

Tujuan elemen kooperatif dari “pemrosesan kelompok” adalah mengklarifikasi dan meningkatkan efektivitas kerja sama antar anggota untuk mencapai tujuan kelompok.

Akhir Kata

Dalam memenuhi setiap elemen pembelajaran kooperatif, guru sukses diharapkan mampu membentuk kelompok-kelompok kooperatif dengan berhati-hati agar semua anggotanya dapat bekerja bersama-sama untuk memaksimalkan pembelajarannya sendiri dan pembelajaran teman-teman satu kelompoknya.

Masing-masing anggota kelompok bertanggung jawab mempelajari apa yang disajikan dan saling membantu teman-teman satu anggota untuk mempelajarinya juga.

Sumber:
Huda, Miftahul. (2011). Cooperative Learning Metode, Teknik, Struktur, dan Model Penerapan. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

TAGGED:ELemen Pembelajaran KooperatifKooperatifPembelajaran Kooperatif

Daftar untuk Newsletter Harian

Ikuti terus! Dapatkan berita terkini langsung ke kotak masuk Anda.
Dengan mendaftar, Anda menyetujui Ketentuan Penggunaan kami dan menyetujui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja.
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Previous Article Pendidikan Karakter Pengertian Pendidikan Karakter adalah Nilai, Fungsi, Cara Menerapkan
Next Article Verval PTK Cara Verval PTK : Syarat Pengajuan NUPTK Online, Cek Status GTK
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular
KKTP Matematika Kelas 2 Deep Learning Kurikulum Merdeka
KKTP Matematika Kelas 2 Deep Learning Kurikulum Merdeka
PROSEM Matematika Kelas 2 Semester 2 Deep Learning Kurikulum Merdeka
PROSEM Matematika Kelas 2 Semester 2 Deep Learning Kurikulum Merdeka
PROSEM Matematika Kelas 2 Deep Learning Kurikulum Merdeka
PROSEM Matematika Kelas 2 Deep Learning Kurikulum Merdeka
PROTA Matematika Kelas 2 Deep Learning Kurikulum Merdeka
PROTA Matematika Kelas 2 Deep Learning Kurikulum Merdeka
Pemetaan TP Matematika Kelas 2 Semester 2 Deep Learning Kurikulum Merdeka
Pemetaan TP Matematika Kelas 2 Semester 2 Deep Learning Kurikulum Merdeka

You Might Also Like

Kemampuan Komunikasi Matematis
Model PembelajaranTeori Pembelajaran

Kemampuan Komunikasi Matematis – Pengertian, Faktor, Indikator

9 Min Read
Jenis Model Pembelajaran Inkuiri
Model Pembelajaran

4+ Jenis Model Pembelajaran Inkuiri

7 Min Read
Kunci Sukses Blended Learning
GuruModel PembelajaranPedagogik

11+ Kunci Sukses Blended Learning Saat Mengajar

7 Min Read
Blended Learning
DEFENISIGuruModel PembelajaranPedagogik

Blended Learning Artinya: Pengertian, Jenis, Manfaat, Kelebihan dan Kekurangan

8 Min Read

Selalu Tahu yang Terbaru

Ingin selalu update dengan konten kami? Yuk, berlangganan! Kami janji tidak akan membanjiri email Anda.
Jalanguru-logo Jalanguru-logo

Perangkat Ajar Kurikulum Merdeka Siap Pakai & Download Instan!
Dapatkan CP, ATP, PROTA, PROSEM, Pemetaan TP, Modul Ajar, KKTP dengan pendekatan deep learning. Hemat waktu, langsung praktik!

Download Perangkat Ajar Sekarang!

Optimalkan Perangkat Ajar Anda dengan Partner Terpercaya.
Request
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?